Minggu, 04 Februari 2024

JAJANAN PASAR DARI JOGJA

APA ITU KLEPON?



SUMBER: https://www.google.com/imgres?imgurl=https%3A%2F%2Fstatic.promediateknologi.id%2Fcrop%2F0x0%3A0x0%2F750x500%2Fwebp%2Fphoto%2F2023%2F02%2F09%2F3954418721.jpeg&tbnid=OyFEsJhPUgy00M&vet=12ahUKEwjF3pWNjZOEAxWqQWwGHWoFDOYQMygGegQIARBc..i&imgrefurl=https%3A%2F%2Fwww.insiden24.com%2Fragam%2Fpr-3967438421%2Fklepon-kuliner-yang-mendadak-naik-daun-sertelah-hadir-di-istana-merdeka-jamu-tamu-negara&docid=17c_NdPmmeCjhM&w=750&h=500&q=klepon&ved=2ahUKEwjF3pWNjZOEAxWqQWwGHWoFDOYQMygGegQIARBc

Nama

      Klepon yang dikenal pula sebagai onde-onde, adalah sejenis kue atau makanann kukus yang dibuat dari tepung ketan yang dibulatkan, diisi gula merah dan dibalurkan di atas kelapa parut hingga melekat. Klepon dikenal dalam banyak nama di luar Jawa. Masyarakat Bengkulu, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Barat, mengenal klepon sebagai "onde-onde". Penyebutan klepon sebagai onde-onde menyebabkan kebingungan di kalangan masyarakat Jawa karena mereka juga mengenal makanan lain yang disebut onde-onde, yakni bola-bola tepung ketan berisi kacang hijau dengan baluran wijen di luarnya.

Asal-usul

      Klepon berasal dari Jawa namun juga dikenal di daerah lain seperti Sumatera dan Sulawesi. Makanan ini dianggap sebagai dessert atau kudapan pencuci mulut. Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa klepon berasal dari Bugis dan diyakini sudah dikenal sejak abad ke 14. Klepon selalu hadir di setiap upacara adat di daerah itu.

Bahan Dasar dan Cara Membuat

      Kue ini terbuat dari tepung beras ketan yang dicampur dengan tambahan pewarna hijau. Secara tradisional warna hijau pada kue ini didapat melalui penggunaan daun pandan. Namun, saat ini penggunaannya bisa digantikan dengan menggunakan pewarna makanan sintetik. Penggunaan ekstrak daun pandan sebagai zat pewarna alami pada klepon memberikan rasa khas pandan dan warna hijau, yang disebut-sebut menggugah selera. Adonan klepon dibentuk seperti bola-bola kecil dan diberi isian berupa gula merah lalu direbus dalam air mendidih, atau dalam beberapa kasus, dikukus. Klepon yang sudah masak lalu dibaluri parutan kelapa tua. Kue tradisional ini mudah dijumpai terutama di bulan Ramadhan, karena disukai untuk menjadi menu berbuka puasa.
 

Filosofi 

 
    Klepon yang bulat memiliki makna filosofis tersendiri, yaitu tentang hidup manusia yang tidak diketahui ujung dan pangkalnya. Bentuknya yang tidak rata juga melambangkan kehidupan yang tidak selalu mulus dan penuh dengan cobaan. Rasanya yang manis dari gula merah yang meleleh juga melambangkan kebaikan yang bisa dirasakan walaupun tidak selalu terlihat oleh mata kepala manusia. Adapun kelapa yang parutannya digunakan sebagai bahan taburan melambangkan kehidupan manusia yang bertahap, di mana buah kelapa sendiri memliki bagian luar yang keras dan bagian dalam yang lunak.

Klepon Jaman Now

     Di zaman sekarang sudah banyak para penjual yang melakukan inovasi dalam pembuatan kue klepon ini. Jika klepon identik dengan warna hijaunya, maka di jaman sekarang sudah banyak klepon yang memiliki warna bervariasi. Salah satunya adalah Klepon Pelangi, isian di dalamnya yang biasa berisi gula merah diganti dengan berbagai rasa, seperti stroberigreen tea, ovaltinecoklat dan lain sebagainya yang membuat masyarakat lebih tertarik untuk membelinya.



sumber: https://www.google.com/imgres?imgurl=https%3A%2F%2Fimg-global.cpcdn.com%2Frecipes%2F2517cfcef363e6cc%2F1200x630cq70%2Fphoto.jpg&tbnid=aD4hYQpNg2jBeM&vet=12ahUKEwjI9dLHh5OEAxXVv2MGHVghCowQMygBegQIARBR..i&imgrefurl=https%3A%2F%2Fcookpad.com%2Fid%2Fresep%2F16502698



Banyu Bening IX D/02

sumber data: 
https://id.wikipedia.org/wiki/Klepon

Minggu, 03 September 2023

DAKSA AND THE CLAN, DEATH METAL ASAL JOGJA

  

DEATH METAL ASAL JOGJA? 

sumber: https://open.spotify.com/intl-id/artist/5mZZ5yIHAQaLeLN7w9YbAM?si=HGmwmEssR2KYSIBwlpOTfw



  Daksa And The Clan adalah salah satu band lokal asal Jogja dengan 5 personil.  Daksa And The Clan sendiri sudah hampir berjalan di dunia industri musik selama 2 tahun.  



  Daksa And The Clan mengusung musik dengan komposisi yang padat mulai dari agresivitas drum yang meledak dan gelegar distrosi dengan gaung suara monster yang banyak dipengaruhi oleh Cryptopsy, Defeated Sanity, dan Dting Fetus.


  Daksa And The Clan sendiri sudah merilis single terbaru mereka, dengan judul Legacy Of Sprat pada tanggal 15 Desember 2022. Lagu ini menceritakan tentang banyaknya anak kecil yang ditindas, dibuang, ditelantarkan, bahkan dijadikan sebagai alat pencetak uang untuk memenuhi hasrat orang dewasa.

sumber: https://open.spotify.com/intl-id/track/6j7W1XY33nNzRznFjf2VDz?si=6b57eeaff61f4d81


"Sejak ribuan tahun yang lalu hingga era sekarang, penindasan dan penelantaran anak masih saja terjadi. Anak yang bagaikan kanvas putih tanpa dosa dibuang dan ditindas oleh tangan-tangan pendosa," ujar pihak band dalam keterangan resmi mereka. 

Dalam 'Legacy of Sprat' ini, DATC meleburkan komposisi musik yang padat dan cadas dengan sedikit menambahkan sentuhan shoegaze, black metal, dan orchestra, sehingga tercipta nuansa seperti terombang-ambing di atas ombak kelabu dan deru angkara yang cadas. 


  Namun, sangat disayangkan D.A.T.C sedang dalam masa hiatus dari pertengahan tahun 2023. Akan kembali aktif dalam waktu dekat dan akan terlahir kembali dengan identitas band yang baru. 


  Mari kita bersama-sama memberi dukungan kepada musisi lokal tanah air. Dengarkan single Legacy Of Sprat di platform musik digital!

Spotify

Instagram

YouTube

JOOX

Support DATC, ikuti kami di instagram @d.a.t.c_


Banyu Bening IX - D 02




  


JAJANAN PASAR DARI JOGJA

APA ITU KLEPON? SUMBER: https://www.google.com/imgres?imgurl=https%3A%2F%2Fstatic.promediateknologi.id%2Fcrop%2F0x0%3A0x0%2F750x500%2Fwebp%2...